Indonesia Jadi Pemasok Bahan Bangunan ke Qatar Untuk Pildun 2022

Akibat blokade ekonomi yang dilakukan negara-negara tetangga membuat pelaku usaha Indonesia memiliki peluang untuk memasok bahan bangunan atau building materials guna untuk memenuhi permintaan pasar di Qatar.

Hal itu disampaikan oleh Mantan Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Deddy Saiful Hadi, ketika beliau selasai mengadakan pertemuan usaha dengan Wakil Ketua Kadin Qatar, Mohamed bin Towar al-Kuwari, Al Jaber Engineering, Pejabat Al Faisal Holding, Qatar Business Association (QBA), dan Minister Counselor KBRI Doha, Boy Dharmawan di London.

Saat ini Qatar tengah memulai berbagai proyek konstruksi mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan Piala Dunia 2022. “Kami ingin memanfaatkan peluang pasar ini. Memasok kebutuhan bahan bangunan dari Indonesia ke Qatar akan lebih mudah jika jalur pelayaran langsung antar kedua negara,” kata Deddy.

Setelah Qatar di blokade beberapa negara, Deddy berupaya untuk memaksimalkan peluang usaha tersebut. “Kami bertemu dengan pejabat Qatar Chamer dan Al Jaber Engineering untuk membahas peluang bisnis di kedua negara. Perunding membuahkan hasil dan pelaku usaha kedua negara diharapkan bekerja sama dalam sektor real estat dan konstruksi,” ujar Deddy.

stadion piala dunia

Delegasi yang dilakukan akan memaksimalkan peluang usaha di sektor pangan dan sektor kesehatan. Mengingat Indonesia sangat unggul dalam sektor tersebut. Delegasi melakukan pertemuan dengan pejabat Hamad Medical Corporation dan Sidra Hospital untuk merealisasikan upaya kerjasama.

Dalam delegasi tersebut Deddy juga menawarkan peluang investasi sektor pariwisata, real estat, pertambangan, ketahanan pangan dan beberapa sektor lainnya. “Indonesia kaya akan sumber daya alam dan ada peluang investasi sektor seperti pariwisata, real estat, pertambangan, ketahanan pangan, dan sektor lainnya,” kata Deddy.

Dubes RI untuk Qatar Marsekal Madya (Purn) Muhammad Basri Sidehabi mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Deddy dalam melihat peluang pasar di Qatar. Sebelum Qatar di blokade oleh negara tetangga dengan menutup jalur darat, laut, dan udaranya, pasokan kebutuhan di Qatar khusunya makanan dan obat-obatan mencapai 90 persen.

Untuk kebutuhan lainnya khusunya pada bahan bangunan, besi dan lainnya untuk kebutuhan infrastruktur dan sektor kontruksi gencar dilakukan untuk membangun stadion dalam rangka persiapan pelaksanaan Piala Dunia 2022.

READ  Langkah Memasang Plinth di Dapur Rumah